Selasa, 29 Maret 2022

SPESIFIKASI OP-AMP 
 OFFSET PARAMETER DC


  • Mengetahui dan memahami aplikasi dari op-amp dalam rangkaian listrik
  • Mampu menjelaskan prinsip cara kerja setiap rangkaian
  • Mampu mengaplikasikan dan membuat rangkaian


2. ALAT DAN BAHAN
  • ALAT
A. Power Suply


    Baterai merupakan perangkat yang digunakan untuk memberi daya terhadap alat yang membutuhkan listrik. Baterai juga merupakan komponen elektronika penghasil sumber tegangan pada rangkaian. Semua baterai pada spesifikasinya juga pasti selalu terdapat spesifikasi arus yang biasanya diukur dengan satuan mili ampere hours atau disingkat mAH, spesifikasi menunjukkan seberapa lama baterai bisa digunakan pada beban / alat yang digunakan. Misalnya sebuah baterai 1900mAH bisa menyuplai 1900mA ke sebuah rangkain selama 1 jam sebelum akhirnya habis.

B. Altenator AC 12 V

    Alternator adalah sebuah komponen yang berfungsi menghasilkan arus listrik bagi semua komponen yang membutuhkan aliran listrik, seperti AC, lampu, dan audio 

  • BAHAN

A. Resistor


    Resistor adalah perangkat elektronik yang berperan sebagai penghambat tengangan suatu rangkaian. Resistor ini memiliki berbagai variasi hambatan yang satuannya ohm.

B. OP-AMP

    Op-Amp (Operational Amplifier) adalah salah satu bentuk IC Linear yang berfungsi sebagai Penguat Sinyal ListrikSebuah Op-Amp terdiri dari beberapa Transistor, Dioda, Resistor dan kapasitor yang terinterkoneksi dan terintegrasi. Fungsi dari Op-Amp adalah sebagai pengindra dan penguat sinyal masukan, baik DC ataupun AC juga sebagai penguat Diferensiasi Impedansi masukan tinggi, penguat keluaran impedansi rendah.

C. Grounding

    Grounding berfungsi sebagai proteksi peralatan elektronik atau instrumentasi sehingga dapat mencegah kerusakan akibat adanya bocor tegangan dan untuk menetralisir cacat (noise) yang disebabkan baik oleh daya yang kurang baik, ataupun kualitas komponen yang tidak standar.



3. DASAR TEORI

Arus dan Tegangan Offset    

Tegangan offset keluaran dapat ditunjukkan dipengaruhi oleh dua kondisi rangkaian terpisah. Ini adalah:

(1) tegangan offset masukan, VIO, dan 
(2) arus offset karena perbedaan arus yang dihasilkan pada input plus (+) dan minus (-).



4. PERCOBAAN

a. Prosedur percobaan
  • Siapkan segala komponen yang di butuhkan
  • Susun rangkaian sesuai panduan
  • Sambungkan rangkaian dengan baterai untuk sumber tenaga
  • Hidupkan rangkaian
  • Apabila tidak terjadi eror, maka rangkaian selesai dibuat.
 
b. Hardware
        Tidak ada (hanya ada dalam praktikum)
 
c. Rangkaian simulasi
  • Foto Rangkaian
d. Video
  • Prinsip kerja
        Sebuah Op-Amp akan membandingkan nilai kedua input, apabila kedua input bernilai sama maka output Op-Amp tidak ada nol dan apabila terdapat perbedaan nilai input keduanya maka output Op-Amp akan memberikan tegangan output


e. Kondisi


Tidak ada (hanya ada dalam praktikum) 







Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SPESIFIKASI OP-AMP   OFFSET PARAMETER DC [KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. TUJUAN 2. ALAT DAN BAHAN 3. DASAR TEORI ...